Tips Menghindari Mager di Sekolah

Sebagian besar remaja bila mendengarkan kata “masuk sekolah” itu rasanya seperti mau kabur saja. Memang tidak bisa dipungkiri, di dunia ini terutama bagi mereka yang berada pada usia produktif dan tiap hari selalu berhadapan dengan diktat materi, buku teks pelajaran, tulisan serta catatan, dan bacaan yang dibimbing oleh guru, merupakan sebuah momok tersendiri bagi remaja.

Bayangkan, setiap hari dalam satu pekan di sekolah, siswa selalu belajar, mengerjakan tugas, dan kegiatan-kegiatan sekolah lainnya. Namun, sering kali ditemui aktifitas bersekolah ini rasanya menjenuhkan atau mager yang tidak sedikit ditemui oleh siswa. Nah, di sini akan diulas tips-tips apa saja untuk menghindari rasa mager, meskipun segudang aktifitas sekolah harus dikerjakan.

  • Niat

Pastinya gaes, sebagai muslim sudah tahu tentang niat. Niat memang letaknya di dalam hati dan pasti ini dilakukan dalam kegiatan apapun, baik secara positif bahkan sampai ke yang negatif. Apalagi niat yang mulia dalam menuntut ilmu syar’i, yang didasari dengan ikhlas karena Allahu Ta’Ala. Insyaa Allah, akan dimudahkan jalannya menuju surga, dan Allah akan memberikan kemudahan jalan dalam memahami ilmu tersebut. Sebagai seorang muslim juga, pastinya niat ini harus istiqomah, agar dalam menuntut ilmu tersebut sesuai dengan yang ditujunya.

Lalu, bagaimana sih niat tersebut agar senantiasa selalu istiqomah? Yakni perbanyak doa kepada Allahu Ta’ala – agar  minta di-istiqomah-kan dalam menuntut ilmu, berkumpul dengan orang-orang salih atau lingkungan yang positif, dan membaca literatur motivasi-motivasi belajar – semata-mata dengan harapan niat selalu terbarui.

  • Buatlah perencanaan

Susunlah agenda dalam belajar di setiap harinya dengan melihat jadwal mata pelajaran. Lalu, buatlah daftar mata pelajaran mana yang terlebih dahulu dianggap mudah lalu sampai yang tersulit –bila tidak ada tugas atau PR, berbeda jika ada tugas, maka utamakan mengerjakan tugas terlebih dahulu. Sempatkan setiap hari belajar minimal membaca literatur-literatur terkait mata pelajaran, jika tidak ada tugas sama sekali. Hal ini agar memudahkan pemahaman materi, di saat guru menjelaskan pembahasan materi yang disampaikan di kelas.

  • Disiplinkan diri

Lakukanlah upaya untuk mendisiplinkan diri sendiri terkait perencanaan yang sudah dibuat dan kerjakan sesuai dengan waktunya secara on time, meskipun memang berat, dan kuncinya adalah dipaksakan. Agar, segala sesuatu yang tidak terbiasa menjadi terbiasa. Ingat gaes, sebagai muslim, prioritas terlebih dahulu hak-hak Allah yakni shalat lima waktu (bagi laki-laki wajib berjamaah di masjid), setelah itu baru jalankan aktivitas yang sudah diagendakan.

  • Pilih kegiatan sekolah yang disukai di luar jam KBM

Nah, di sini penting juga ya gaes ketika menjalani aktivitas sekolah agar tidak mager, yakni menyibukan diri dengan kegiatan di luar KBM. Maksudnya disini ialah mengasah potensi kalian –sesuai dengan minat dan bakat- dari berbagai fasilitas kegiatan sekolah yang tersedia, misalnya, jika kalian suka berorganisasi, maka pilihlah kegiatan seperti OSIS atau juga pramuka. Jika kalian suka dan dirasa memiliki bakat menulis, maka bisa memilih kegiatan jurnalistik sehingga semakin bertambah kemampuan menulis, dan terasah untuk menuangkan ide berbentuk tulisan seperti jurnal, karya ilmiah, opini dan lain-lain. Jangan lupa juga, usahakan kegiatan tersebut tidak terporsir besar waktunya, sehingga dapat mengganggu prioritas belajarmu sebagai siswa.

  • Evaluasi Diri

Apapun hal perencanaan yang sudah dibuat lalu dijalankan, pasti tidak lepas yang namanya sebuah kesalahan ya gaes. Nah, di sini pentingnya melakukan evaluasi diri terutama terkait apa saja yang tidak sesuai dengan perencanaan yang dibuat, dari mulai niat sampai pada kegiatan pembelajaran kalian. Di sisi lain pula, evaluasi kegiatan sekolah di luar KBM yang sudah kalian jalani, kira-kira apakah kegiatan ini sangat mengganggu prioritas belajar kalian atau tidak, mengganggu nilai raport kalian atau tidak? Jadi, sangat penting untuk tidak lupa melakukan evaluasi diri ya gaes.

Begitulah beberapa poin penting untuk membangkitkan diri kita agar tidak terus-menerus dilanda rasa mager. Mager adalah kemalasan, dan tidak mungkin ada kesuksesan yang didahului oleh kemalasan. Mereka yang berhasil di dunia saja, memacu diri agar mampu melawan mager. Sebab, mager dapat membuat binasa dan menghanguskan waktu produktif yang seharusnya dapat dioptimalkan untuk melakukan berbagai hal. apalagi dalam urusan akhirat, maka kita harus senantiasa bersemangat. Sebab surga dan keridhaan Allah, dekat pada orang yang giat ibadah dengan iman yang benar.

Achmad Salman Al Farisi
[Guru sosiologi di SMA Future Gate.]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *