Manajemen Waktu untuk Mahasiswa

Keputusan kelulusan kelas 12 sudah diumumkan. Pertanda bahwa masa belajar kamu di jenjang SMA sudah selesai. Banyak kegiatan yang dapat dipersiapkan buat kamu yang memutuskan lanjut ke jenjang berikutnya. Seperti mengisi persiapan seleksi PTN dengan belajar materi yang diujikan. Survey kampus tujuan dengan mencari informasi sedetail mungkin. Serta membuat rencana-rencana kegiatan jika sudah masuk ke dalam kampus impian.

Berbicara rencana-rencana kegiatan, masih banyak mahasiswa yang kaget dengan kehidupan kampus. Perubahan dari agenda yang terstrukutur menjadi agenda yang harus distrukturkan. Agenda kegiatan yang ada tergantung bagaimana mahasiswa membuatnya. Jika nantinya tidak dapat mengatur agenda maka dapat menjadi penghalang bila ingin lulus tepat waktu. Jadi jangan sampai kamu menjadi salah satu mahasiswa yang mendapat julukan mahasiswa abadi (mahasiswa senior yang lama lulus).

Ada beberapa alasan mengapa kamu perlu memperhatikan waktu kamu saat menjadi mahasiswa. 

Pertama, kamu perlu tahu kalau kuliah itu gak lama. Dalam rentang waktu 3,5 tahun aja sudah bisa lulus, kok. Banyak celotehan, “Kayaknya baru kemarin ospek, kok tiba-tiba udah pake toga aja.” Jangan sampai masa kuliahmu cuma diisi nongkrong dan main aja. Sekedar refreshing boleh tapi jangan sampai melupakan tujuan utama kuliah. Ingat bahwa jenjang S1 memiliki batas maksimal 7 tahun. Kalau belum juga penelitian di tahun kedelapan otomatis kamu akan di-drop out (dikeluarkan). 

Kedua, banyaknya waktu luang saat kuliah. Buat kamu yang mendeklarasikan diri sebagai mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang) akan ada banyak waktu kosong. Kamu akan merugi kalau tidak memanfaatkannya sebaik mungkin. Atau bahkan karena sebab waktu luang itulah perilakumu menjadi malas. Karena kebiasaan sehari-hari kamulah yang mengendalikan perilakumu. Jangan sampai waktu luang mengendalikan waktu wajib kamu sebagai mahasiswa. 

Ketiga, distraksi atau godaan sekitar yang mengganggu tujuan awalmu. Terlebih ketika kamu memutuskan memilih kampus yang jauh dari orang tua. Tidak ada batasan dan pantauan orang tua. Godaan ini banyak modelnya. Ada yang berasal dari dalam diri atau dari lingkungan sekitar. Godaan dari dalam diri seperti nafsu yang sulit diatur. Nafsu ini membuat diri kamu menjadi malas serta dapat membuang banyak waktu. Contoh godaan dari lingkungan adalah teman-teman yang selalu mengajak kamu main. Main untuk refreshing boleh akan tetapi perlu diatur waktunya. Jangan sampai main ini membuat kuliah kamu berantakan. Banyak mahasiswa yang menjadikan nongkrong dan main sebagai aktivitas wajib harian. Sehingga lupa akan tujuan kuliahnya.

Mahasiswa Perlu Mengenal Waktu

Ada hal yang perlu kamu tahu berkaitan dengan waktu. Pertama, bahwa setiap aktivitas punya hak waktunya masing-masing.  Jangan sampai aktivitas satu mengganggu aktivitas lainnya karena tidak dapat mengatur waktu. Bahkan dalam kebaikan sekalipun kita perlu mengaturnya tanpa mengorbankan yang lain. Pesan ini pernah disampaikan oleh Salman Al-Farisi kepada saudaranya Abu-Darda dengan redaksi (yang artinya), “Sesungguhnya Rabb-mu mempunyai hak atasmu, dan jiwamu mempunyai hak atasmu, dan isterimu mempunyai hak atasmu, maka berilah setiap hak kepada orang yang berhak.” Kedua yang perlu kamu tau adalah waktu luang dapat menyebabkan lalai (rugi). Jika tidak diisi dengan kegiatan bermanfaat maka kerugian tidak dapat dihindari. Namun jika kamu berusaha untuk mengisinya dengan hal baik maka insyaallah tidak merugi. Hal ini sudah disampaikan oleh Rasulullah (yang artinya), “Dua kenikmatan yang sering dilalaikan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang.” 

Terakhir yang perlu kamu ketahui adalah waktu luang dapat menipu. Menipu dengan cara menggiring kita menuju kegiatan negatif. Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Ibnul Qoyyim dengan redaksi (yang artinya), “Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, PASTI akan disibukkan dengan hal-hal yang batil.” Jadikanlah diri kamu sebagai pengendali atas aktivitasmu. Selalu cari kegiatan positif jika banyak waktu luang di depan mata. Jika kamu sudah tersibukkan dengan waktu luang maka hal-hal negatif akan dilakukan. Bahkan bisa membuatmu kecanduan serta melupakan aktivitas lain.

Agar tetap dalam tujuan awal masuk kampus dan lulus tepat waktu, kamu dapat mengikuti tips-tips berikut:

  1. Kenali diri sendiri sebelum menentukan langkah berikutnya. Banyak mahasiswa memutuskan lanjut kuliah tetapi belum tau mau melakukan apa. Untuk mahasiswa seperti ini nampaknya akan sulit mengatur waktu. Bahkan merantau di kota orang hanya untuk nongkrong bareng. Tentukanlah dirimu apakah menjadi mahasiswa kuliah-pulang, mahasiswa kuliah-rapat, atau mahasiswa kuliah-kerja. Setelah diputuskan kamu bisa menyusun dan mengatur jadwal harian.
  2. Tentukan goals jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang. Jangka pendek dapat dibuat untuk waktu pekanan atau bulanan. Contohnya adalah kapan kamu mau menyelesaikan tugas yang menumpuk atau kapan kamu mau menyuci baju pekanan. Jangka menengah dibuat untuk waktu semesteran. Contohnya, kapan kamu mau menyelesaikan tugas proyek semesteran. Jangka panjang dibuat untuk waktu tahunan atau bahkan 4 tahunan. Contoh jangka panjang adalah kapan target kamu sidang lulus.
  3. Planning agenda dengan cara time block dan time log. Untuk tips ketiga ini dapat kamu kerjakan pada kegiatan harian. Time block sendiri adalah pembatasan agenda dalam rentang waktu tertentu untuk mengerjakan agenda spesifik. Contohnya ketika kamu ingin menyelesaikan laporan praktikum selama 1 jam. Setelah itu kamu tentukan waktunya yang disesuaikan dengan time log. Time log merupakan pencatatan rencana seluruh agenda dalam 1 hari. Tidak hanya menuliskan rencana agenda. Tapi juga menentukan waktu setiap agendanya.
  4. Three seconds dan two minutes rule. Three second rule adalah apapun kegiatan baik langsung aja dikerjain. Tanpa berpikir lama yang dapat menghabiskan waktu. Seperti membereskan kamar, makan pagi, dan menyiapkan perlengkapan praktikum. Adapun two minutes rule adalah apa yang bisa dikerjakan dalam waktu 2 menit langsung aja dilakukan. Tanpa perlu menunda-nunda hingga berganti hari. Seperti mengangkat jemuran kering, mencuci alat makan yang kotor, atau membeli kebutuhan makan.
  5. Memohon kepada Allah agar kegiatan kamu diberkahi. Manusia tanpa ada ketetapan Allah tentu bukan siapa-siapa. Walau sudah berusaha mati-matian mengatur waktu jika Allah tidak menghendaki tetap saja tidak akan teratur. Kamu dapat berdoa di pagi hari sebelum beraktivitas. Tidak memerlukan waktu lama. Paling lama mungkin sekitar 2 menit. Dapat juga dibaca sambil duduk di atas kasur atau sambil tiduran sekalipun. Adapun doa yang Rasulullah ajarkan adalah dzikir pagi hari dengan redaksi berikut:

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

“Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali.”

Tips-tips di atas dapat kamu sesuaikan dengan kondisi masing-masing. Hal yang penting adalah jangan lupa tujuan awal kamu memutuskan lanjut kuliah. Tantangan lebih besar adalah ketika kamu memilih kampus di kota lain. Jauh dari orang tua yang selalu mengingatkan waktu saat kamu lengah. Tetap ingat pesan orang tua dan selalu jadi mahasiswa baik di manapun berada. 

 

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *